Masa remaja akhir (18–21 tahun) adalah periode kritis transisi ke dewasa awal, di mana citra tubuh (body image) dan pengaruh teman sebaya sangat kuat. Tren body goals (tubuh kurus, langsing, fit) semakin banyak ditampilkan di media sosial, memperbesar peer pressure pada remaja putri. Perilaku meal skipping (melewatkan makan) sering muncul sebagai cara cepat menurunkan berat badan, namun berdampak negatif pada kesehatan (gangguan metabolisme, kurang zat gizi, risiko eating disorder). Belum banyak penelitian spesifik yang mengaitkan peer pressure, body goals, dan meal skipping pada kelompok usia ini, sehingga penelitianmu punya kontribusi baru. Hasil penelitian bisa memberi gambaran pola makan remaja putri di perguruan tinggi, yang seringkali tidak terpantau.